8 Jenis Udang Air Tawar & Asin Terpopuler di Indonesia

Secara garis besar udang sendiri merupakan jenis binatang yang biasa hidup di perairan dangkal di air tawar maupun air asin. Aneka jenis udang yang ada sendiri memang awalnya lebih difungsikan sebagai lauk atau jenis konsumsi sebagai pengganti daging ataupun ikan konsumsi. Dimana terdapat berbagai macam udang yang mana juga lebih difungsikan sebagai binatang peliharaan. Udang dengan ciri seperti ini memang lebih cocok dijadikan hewan yang menghiasi aquarium. Selain harganya lebih mahal daripada udang konsumsi, warna udang hias sendiri memang cenderung lebih menarik.jenis udang

Udang sendiri memang banyak jenisnya dan salahtunya ialah lobster. Meskipun berbeda dalam soal penyebutan, lobster sendiri termasuk jenis udang yang dapat ditemukan di perairan tawar maupun asin. Selain dikenal dengan lobster, terdakang udang dengan ciri mempunyai japit seperti kepiting tersebut juga terkadang disebut sebagai udang karang ataupun barong. Selain difungsikan sebagai udang konsumsi, beberapa varietas lobster yang ada bahkan ada juga yang difungsikan sebagai lobster hias. Berikut berbagai macam jenis udang lengkap dengan deskripsi dan gambar udang.

1. Udang Ronggengudang ronggeng

Selain udang ronggeng, beberapa masyarakat biasanya juga menyebutnya sebagai udang ketak, udang belalang, udang lipan dan masih banyak lagi versi namanya. Secara garis besar udang ini sendiri mempunyai ciri habitat hidup di sela-sela terumbu karang yang berpasir. Terdapat 6 duri pada bagian ekornya serta mempunyai satu pasang antena pada bagian kepalanya. Tubuhnya bewarna cerah sedikit kekuningan serta mempunyai 10 ruas abdomen. Di perairan bebas, jenis udang yang satu ini banyak ditemukan di perairan Hindia dan Pasifik.

2. Udang Geragauudang geragau

Selain terkenal dengan udang geragau, terkadang masyarakat luas juga menyebutnya sebagai udang bari atau udang kepal. Hanya saja di pasaran Indonesia sendiri jenis udang kecil yang satu ini sangat jarang ditemui, karena populasinya di alam liar memang tidak terlalu banyak. Belum lagi para pembudidayanya sendiri juga tidak terlalu banyak. Meskipun dikategorikan sebagai udang terkecil, namun udang yang satu ini dipercaya kaya akan protein tinggi sehingga sangat bermanfaat jika dikonsumsi oleh manusia.

3. Udang Cardinaludang cardinal

Udang kardinal sendiri merupakan spesies udang hias yang sudah cukup dikenal banyak para aquascaper di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, udang cardinal berasal dari salah satu danau yang ada di Sulawesi. Umumnya jenis udang hias yang satu ini mempunyai ciri tubuh warna merah dengan totol-totol putih. Mengingat ukuran tubuhnya kecil dan lebih mempunyai warna yang cantik, ia lebih sering difungsikan sebagai hewan peliharaan ketimbang dikonsumsi.

4. Udang Galahudang galah

Udang galah meruapakan salah satu jenis udang yang hidup di perairan dangkal air tawar. Mengingat salah satu spesies air tawar dan pangsa pasar udang yang satu ini lebih menjanjikan di pasaran, para petani jenis ini sendiri di Indonesia juga terbilang lebih banyak. Udang yang satu ini mempunyai ciri 5 ruas dengan 3 bagian tubuh. Bagian yang lebih mudah untuk mengenali udang galah sendiri ialah ia mempunyai capit bewarna biru yang ukurannya lebih panjang daripada kaki berjalannya.

5. Udang Karangudang karang

Udang karang atau juga populer dengan lobster merupakan salah satu jenis udang yang juga cukup terkenal di Indonesia. Memang benar jika lobster sendiri terbagi menjadi beberapa jenis lagi, hanya saja semua jenis lobster yang ada mempunyai ciri yang hampir tidak berbeda. Secara garis besar lobster merupakan salah satu keluarga udang dengan ciri ukuran tubuh yang lebih besar dan mempunyai kulit yang lebih keras daripada udang lain. Ia juga mempunyai cabit layaknya kepiting untuk melindungi diri dari predator pemangsa.

6. Udang Vaname

udang vanameLithopenaeus vannamei atau lebih dikenal dengan udang vaname merupakan jenis udang lain yang pertama kali didatangkan dari Amerika Selatan dan dikembangkan sejak tahun 1990-an. Udang yang satu ini juga terbilang cukup laris dan mahal di pasaran. Meskipun untuk membudidayakan udang ini bukan pekerjaan yang mudah, namun di beberapa kota para pembudidaya udang vaname sendiri terhitung sudah cukup banyak. Di Indonesia sendiri udang ini sudah banyak dibudidayakan oleh para petani di Sumater Utara, Lampung, Bengkulu, Banten, Pantai Utara Jawa Barat, Pantai utara dan selatan Jawa Timur, Pantai Utara dan selatan Jawa Tengah, DIY, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur.

8. Udang Winduudang windu

Selain disebut udang windu, terkadang banyak orang yang juga menyebutnya sebagai udang harimau. Meskipun tergolong udang air asin, namun para pembudidaya udang yang satu ini di Indonesia juga sudah cukup banyak. Secara garis besar, udang windu sendiri mempunyai ciri warna tubuh yang hampir menyerupai corak macan yakni warna hijau sedikit kebiruan. Hanya saja mahalnya harga pasar dan para pembudidaya udang ini sendiri tidak terlalu banyak, udang windu sendiri jarang diminati jika dibandingkan lonster maupun udang vaname (putih).

Mungkin masih banyak varietas lain dari udang baik itu untuk jenis udang air tawar maupun air asin. Hanya saja jika semisal bertanya mengenai jenis mana yang paling populer di Tanah Air mungkin hanya ada beberapa saja. Selain di pasaran lebih laris, 8 jenis udang tersebut juga termasuk jenis yang lebih banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain sudah dianggap menjadi salah satu komoditi yang menjanjikan, beberapa macam udang tersebut juga dikenal mempunyai cita rasa daging yang enak dan bergizi. Kurang lebih cukup sekian pembahasan singkat mengenai berbagai ragam udang di Indonesia, semoga bisa sedikit bermanfaat.

page:

8 jenis udang yg ada diindonesia, macam jenis udang di indonesia