Mengenal Semua Istilah Teknik Dalam Memancing

Pada dasarnya tidak ada aturan baku yang mengharuskan semua orang untuk mengikuti standar teknik memancing yang ada, mengingat memancing merupakan aktivitas yang fleksibel dan bebas dilakukan oleh semua orang. Hanya saja bagi sebagian penghobi yang ingin mencoba beberapa improvisasi baru dalam memancing, mungkin juga tidak ada salahnya untuk mengenal semua istilah teknik dalam memancing yang ada secara detail. Meskipun semua teknik yang ada tidak bisa diaplikasikan seluruhnya, namun setidaknya bisa menambah wawasan pribadi untuk mengenal lebih jauh tentang jenis-jenis ilmu teknik memancing.

Apapun jenis joran maupun teknik yang digunakan sebenarnya bisa mendapatkan ikan apa saja. Hanya saja secara garis besar, hanya saja para penghobi akan lebih mudah dan cepat mendapatkan ikan yang diinginkan jika sudah mengerti tentang semua macam teknik dalam memancing. Misalnya bisa saja pemancing mendapatkan ikan ketika memancing di pinggiran laut yang hanya sekedar menggunakan joran tegek biasa dengan versi teknik macing sendiri-sendiri. Namun akan jauh lebih baik menggunakan teknik yang sudah disediakan. Berikut macam jenis teknik dalam dunia memancing yang bisa langsung disimak.

1. Teknik Mancing Dasaran

teknik mancing dasaranHampir semua kalangan dan umur bisa menggunakan teknik pertama ini. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, kebanyakan telah biasa menggunakan teknik ini di hampir seluruh jenis lokasi mancing. Entah itu di kolam, sungai, laut, rawa dan sebagainya. Hanya bermodalkan joran bambu biasa, senar dan umpan saja sudah mendapatkan ikan yang diinginkan. Inti dari teknik ini sendiri secara garis besar ialah menenggelamkan umpan ikan ke dasar perairan yang sudah diberi pemberat dan pelampung diatas. Pelampung sendiri berguna untuk menandakan umpan ketika di dalam air. Jika pelampung setengah tenggelam ataupun sudah tenggelam, maka menandakan umpan sudah dimakan oleh ikan.

2. Teknik Mancing Ngoncer

teknik mancing ngoncerNgoncer merupakan teknik yang menggunakan jenis umpan berupa ikan kecil yang masih hidup atau istilah lainnya umpan live bait. Teknik ini sendiri biasa dipergunakan untuk para nelayan untuk menangkap ikan-ikan besar. Perbedaannya sendiri teknik ini ialah tidak menggunakan pemberat, sehingga umpan bisa bergerak secara leluasa dalam air. Biasanya para nelayan sendiri menggunakan pelambung seperti balon untuk mengontrol pergerakan umpan yang hidup tersebut tidak bergerak terlalu jauh. Rangkaian yang biasa dipergunakan sendiri dengan cara menyambungkan kawat neklik lengakap dengan mata kail dan umpan yang sudah disambungkan ke senar leader yang menggunakan snap serta swivel.

3. Teknik Mancing Trolling

teknik mancing trollingTeknik ini sendiri mungkin cukup jarang dipergunakan, mengingat membutuhkan perlengkapan yang lebih mahal. Trolling sendiri merupakan teknik yang dilakukan para pemancing untuk mendapatkan ikan dengan cara menarik umpan di atas kapal dengan kecepatan sekitar 5-6 knot. Joran dan reel sendiri harus terbuat dari bahan berkualitas, mengingat teknik ini sudah pasti mengincar jenis ikan predator yang besar. Jenis lure atau umpan tiruan yang biasa dipergunakan ialah lure minnow dan konahead. Konahead sendiri merupakan jenis lure yang berbentuk cumi-cumi yang mempunyai pergerakan sempurna ketika dalam air atau hampir menyerupai cumi kecil yang hidup.

4. Teknik Mancing Casting

teknik mancing castingCasting merupakan teknik mancing yang sangat mengandalkan kinerja joran, reel dan senar yang dipergunakan. Intinya teknik ini sendiri ialah menggunakan umpan mainan atau lure dengan bentuk bermacam-macam dengan cara menarik dan melempar umpan secara terus-menerus sampai mendapatkan ikan yang diinginkan. Entah itu di perairan air tawar maupun air asin, teknik ini sendiri bisa dipergunakan. Apalagi untuk memancing di tempat atau lokasi yang bisa dibilang sempit seperti rawa dan sungai yang banyak halangannya, maka teknik ini lebih cocok dipergunakan.

Bicara mengenai teknik casting, teknik ini sendiri biasanya kerap dipergunakan untuk menangkap berbagai ikan predator ikan air tawar seperti ikan toman, lele, hampala dan sebagainya. Biasanya para penghobi kebanyakan menggunakan jenis lure jump frog ketika casting. Kinerja jum frog sendiri bisa melompat-lompat di atas permukaan air dengan cara menarik senar dengan pedal reel. Hanya dalam hitungan detik, kebanyakan berbagai ikan predator di air tawar dapat dengan mudah terpancing dan tersangkut di kail lure.

5. Teknik Mancing Popping

teknik mancing poppingBisa dibilang hampir sama dengan teknik mancing casting. Hanya saka teknik macing popping sendiri menggunakan piranti lebih besar dan kuat, mengingat ikan yang diincar mempunyai ukuran tubuh di atas rata-rata. Hanya saja jenis lure yang dipergunakan ilah popper. Lure ini sendiri mempunyai terbuat dari kayu dan pastik yang mempunyai kinerja dapat mengeluarkan cipratan air ketika berenang di permukaan. Teknik mancing popper sendiri mungkin lebih banyak dipakai untuk menangkap ikan predator di air asin seperti ikan barakuda, kerapu, salmon dan sebagainya.

6. Teknik Mancing Surf Casting

teknik surf castingBisa dibilang hampir sama dengan teknik dasaran, hanya saja teknik ini sendiri lebih banyak dilakukan untuk menangkap ikan-ikan besar yang berada di pinggiran laut pasang. Hanya saja piranti yang digunakan lebih besar dan kuat. Joran yang biasa digunakan sendiri kurang lebih bisa berukuran 450 cm dengan reel spinning berukuran 5000 – 8000 ke atas. Umpan yang digunakan sendiri merupakan umpan hidup seperti udang, cumi-cumi dan ikan kecil lain yang sudah diberi timah pemberat supaya umpan tidak bisa bergerak kesana kemari ketika di dasar air.

7. Teknik Mancing Jigging

teknik mancing jiggingHampir sama dengan teknik casting, hanya saja jenis lure dan joran yang dipergunakan dibuat secara khusus untuk di perairan air asin. Umpan lure untuk jenis mancing ini sendiri ialah metal jig yakni sebuah umpan tiruan yang terbuat dari timah atau besi yang berkilau. Umpan jig sendiri sifatnya tenggelam sampai ke dasar laut. Teknik ini sendiri ialah melempar umpan sampai ke dasar dan menariknya kembali dengan menggunakan reel dengan kecepatan yang cukup tinggi. Biasanya teknik ini sendiri banyak dilakukan di laut dangkal yang terdapat banyak ikan predator di dalamnya.

8. Teknik Rock Fishing

rock fishingRock fishing sendiri merupakan teknik yang hampir tidak berbeda dengan surf casting. Letak perbedaannya sendiri ialah para pemancinya berada di atas bebatuan karang yang terdapat di pinggiran laut. Jenis joran, umpan dan reel yang dipergunakan juga sama. Hanya saja memancing teknik ini sendiri cukup beresiko dan berbahaya, mengingat lokasinya berada di tebing-tebing curam yang ada di pinggiran laut. Selain itu, juga dibutuhkan stamina yang lebih mengingat berbagai ikan predator yang diincar di sela-sela terumbu karang rata-rata mempunyai bobot yang cukup berat.

9. Teknik Fly Fishing

teknik fly fishingBisa dibilang teknik ini merupakan teknik yang lebih sulit dan membutuhkan keterampilan yang lebih. Fly fishing sendiri merupakan jenis teknik memancing yang dikembangkan sejak abad ke dua masehi oleh bangsa Romawi kuno. Rangkain reel dan joran sendiri sangat berbeda dengan jenis joran kebanyakan. Begitupun untuk umpan yang mana hanya mengandalkan umpan yang terbuat dari rajutan benang yang bentuknya seperti serangga. Teknik ini sendiri ialah para pemancing biasanya menyusur seluruh lokasi sungai dengan cara menenggelamkan tubuhnya sampai setengah badan untuk bisa menjangkau titik yang diinginkan.

10. Teknik Mancing Garong

Teknik mancing ini sendiri bisa dibilang cukup unik dan mungkin sudah sangat familiar di kalangan para pemancing, baik di perairan tawar maupun asin. Mancing garong sendiri ialah teknik yang menggunakan beberapa susunan kail yang bentuknya seperti jangkar atau yang biasa disebut kail pancing garong. Umpan sendiri tidak dikaitkan di kail pancing, melainkan senar pancing tepat di bawah pelampung. Jarak antara pelampung dan kail sendiri kira-kira hanya 50 cm. Jika pelampung bergerak-gerak, maka penandai ada ikan di bawahnya. Dengan hal itu para pemancing biasanya langsung menarik joran dengan keras, sehingga tubuh ikan akan mudah terkait di kail pancing yang bercabang banyak tersebut.

Baca Juga : Harga Senar Pancing

Semua tergantung para penghobi lebih menyukai teknik mancing mana untuk mendapatkan ikan yang diinginkan. Hanya saja semua jenis teknik tersebut tidak begitu cocok dipergunakan segala macam lokasi pemancingan. Misalnya mancing garong dipergunakan di kolam ikan, tentu tidak diperbolehkan. Dimana macing garong sendiri hanya boleh dilakukan di perairan besar seperti pinggiran lain, danau, sungai dan sebagainya. Mungkin itulah pembahasan sederhana mengenai mengenal semua istilah teknik dalam memancing, semoga bisa sedikit bermanfaat.