Mengenal Istilah Spinning Reel Lebih Detail

Mengenal Istilah Spinning Reel – Spinning reel merupakan sebuah rangkaian yang secara garis besar atau lebih cocok untuk keperluan mancing di air asin. Kebanyakan jenis piranti spinning sendiri cenderung lebih besar atau sifatnya lebih banyak menampung senar ketimbang jenis baitcasting reel. Reel Spinning sendiri juga bisa dibilang merupakan alat penampung senar yang lebih tepat dipergunakan untuk teknik mancing jigging maupun popping dan kurang begitu cocok untuk dipergunakan mancing casting. Bagian-bagian spinning reel cenderung lebih rumit dan bisa dibilang lebih membutuhkan keahlian ketika mengoperasikannya.

Banyak alasan mengapa reel spinning sendiri tidak begitu tepat dipergunakan untuk mancing casting atau mancing di perairan air tawar. Dimana reel spinning kebanyakan ditempatkan atau berada di posisi bawah joran. Berbeda dengan Reel BC yang mana susunan atau penempatannya berada di atas joran. Reel BC yang berada di atas joran sudah pasti lebih fleksibel atau juga bisa dibilang tetap bisa digunakan meskipun di spot atau lokasi mancing yang sempit. Atau bisa dibilang reel spinning akan cenderung lebih susah dipergunakan untuk spot mancing yang sempit dan banyak halangannya seperti pinggiran sungai yang banyak pohonnya dan sebagainya. Meskipun demikian, reel spinning sendiri tetap bisa dipergunakan untuk mancing casting di air tawar asalkan untuk spot luas dan tidak terdapat halangan untuk melempar umpan.

Ciri-ciri Spinning Reel Pada Umumnya:

  • Memiliki Bail Arm.
  • Spool bergerak naik turun.
  • Sistem rotor ke arah kiri dan kanan.
  • umumnya menggunakan sistem drag di depan atau belakang.
  • Handle kebanyakan lebih panjang dan besar.
  • Posisi Reel berada di bawah Joran.

Mengartikan Semua Istilah Yang Tercantum Pada Reel Spinning

Setiap penghobi mancing yang belum tahu banyak, pastinya cukup bingung mengartikan beberapa kode pada setiap kemasan atau pada reel itu sendiri ketika akan membeli sebuah reel spinning. Beberapa merk ternama seperti merk Shimano biasanya akan tercantum kode bertuliskan HG (High Gear) dan PG (Power Gear). Kedua kode tersebut tentunya sangat berkaitan dengan Gear Ratio. Misalnya jika produk reel yang dijual bertuliskan gear ratio 5 : 1, artinya 1 kali putaran handle dapat menghasilkan 5 kali putaran rotor. Jika kembali lagi merujuk pada kode HG dan PG, maka juga bisa diartikan sebagai ketepatan menggunakan teknik mancing yang mana.

Kode tulisan PG atau HG sendiri juga bisa dibilang sebagai petunjuk untuk memilih jenis reel mana yang lebih tepat dipergunakan untuk mancing jigging dan popping. Biasanya reel dengan Gear ratio rendah dengan kode PG lebih cocok dipergunakan untuk mancing Jigging. Alasannya sendiri ialah karena tenaga yang dibtuhkan tidak terlalu berat ketika menarik senar dan umpan metal jigg dari dasar laut. Sedangkan untuk reel dengan kode HG maka juga bisa diartikan lebih cocok dipergunakan untuk mancing teknik popping maupun teknik casting di air tawar.

Penjelasan Kode PG dan HG pada reel Spinning:

  • HG = High Gear Ratio > lebih besar gear rationya, maka lebih cocok dipergunakan untuk mancing jigging.
  • PG = Power Gear Ratio > lebih kecil gear rationya, maka lebih cocok dipergunakan untuk mancing popping atau casting.

Selain Kode HG dan PG, biasanya setiap merk reel yang dijual juga terkadang menyertakan kode bertuliskan SW dan FW. Jika hanya terdapat tulisan SW (saltwater), maka reel tersebut biasanya terbuat dari bahan kuat dan lebih diperuntukkan untuk mancing di laut. Begitupun sebaliknya, jika hanya ada tulisan FW (freshwater), maka reel spinning tersebut hanya diperuntukkan untuk mancing di air tawar seperti di bendungan, sungai, waduk, kolam dan sebagainya. Berikut beberapa kode lain pada reel spinning yang dijual di pasaran.

  • FW (freshwater)
  • SW (saltwater)
  • BG (black gold)
  • GS (gold star)
  • LD (level drag)

Mengartikan Ukuran Spool Spinning Reel

Ketika akan membeli sebuah reel spinning di toko online, biasanya setiap penjual juga menyertakan ukuran spool yang bisa dipergunakan sebagai rujukan yang teapat. Misalnya terdapat tulisan spool 1000, 2000, 3000 sampai 20000. Semakin besar besar ukuran spool maka semakin besar pula ukuran reel itu sendiri dan semakin besar ukuran maka semakin banyak menampung senar.

Ragam Jenis Reel Spinning Yang Ada di Pasaran

1. Jenis Reel Spin Cast

ciri reel spin castBisa dibilang jenis ini sendiri merupakan terobosan terbaru yakni perpaduan antara reel casting dan spinning. Sudah pasting jenis reel ini cenderung lebih mahal, karena sifatnya bisa dipergunakan di segala spot mancing entah itu di air tawar maupun air asin. Berikut beberapa bagian atau ciri-ciri reel spin cast.

  • Ada yang single power handle ada juga yang dual grip power handle
  • Memiliki penutup yang bentuk kerucut pada bagian depan.
  • Bisa terbuat dari bahan aluminium,stainless steel dan plastik.
  • Pada bagian depan yang berbentuk kerucut terdapat senar dan lubang tempat senar keluar
  • Drag pengatur tegangan senar bisa berbentuk inner drag atau star drag.
  • Bagian handlenya terletak di sebelah kanan.
  • Handlenya sendiri terdiri dari dua macam yaitu single grip power handle dan dual grip power handle.
  • Reel spin cast ada yang terletak dibawah joran, maka harus menggunakan joran spinning dan ada juga yang
  • terletak di atas joran (overhead), maka harus menggunakan joran baitcasting.

2. Jenis Free Runner Reel (Bait Runner)

ciri free runner reelBiasanya jenis reel spinning yang satu ini lebih banyak dipergunakan untuk mancing ngoncer yang mana teknik yang menggunakan umpan hidup. Entah itu umpan berupa ikan kecil, udang dan sebagainya. Mengingat langsung menggunakan umpan hidup, maka sudah pasti untuk keperluan memancing ikan-ikan cukup besar. Berikut beberapa keterangan atau ciri-ciri free runner reel.

  • Memiliki bagian pengatur drag knob yang terletak didepan (drag depan) dan free spool tension dial yang terletak di belakang (drag belakang).
  • Drag knob berfungsi sebagai pengatur tegangan senar saat strike, sedangkan free spool tension dial berfungsi untuk mengatur larinya umpan.
  • Memiliki Bait Runner Level (tombol knob) yang bisa mengatur bebas atau tidaknya spool.

3. Jenis Surf Casting Reel

ciri surf casting reelJenis reel ini sendiri lebih banyak dipergunakan untuk teknik mancing surf casting yang mana sebuah teknik yang dilakukan di lokasi pinggiran laut yang biasanya berada di atas tebing. Sudah pasti dari segi ukuran reel itu sendiri dan ukuran spool rata-rata lebih terlihat besar. Bahan pembuatan reel jenis ini sendiri juga cenderung lebih berkualitas dan kokoh. Harga di pasaran sendiri juga terhitung lebih mahal. Menggunakan jenis reel ini memang lebih dianjurkan karena kecepatan dan jangkauan lemparan umpan lebih jauh. Berikut ciri-ciri surf casting reel.

  • AS reel rata-rata sangat besar dan kokoh.
  • Reel ini biasanya berukuran besar mulai dari 5000 keatas.
  • Spoolnya tinggi dan lebar agar lemparan umpan bisa mencapai jarak yang jauh.

Pengertian dan Fungsi Seluruh Bagian Pada Reel Spinningfungsi bagian spinning reel

 

  • Reel Body : merupakan bentuk dari desain reel spinning itu sendiri.
  • Reel Handle : Sebagai penggerak Drive atau untuk menarik senar.
  • Reel Foot : Sebagai bantalan reel untuk mengaitkannya pada reel seat pada joran.
  • Line Roller : Sebagai jalan keluarnya senar yang melalui spool.
  • Spool Release & Drag Adjustment : Sebagai pengatur tegangan rem (drag) dari spool.
  • Line Spool : Bagian yang berfungsi untuk menampung senar.
  • Bail / Bail Arm : Bagian pembuka dan penutup senar ketika mengulur senar ataupun menarik senar.
  • Anti-Reverse Switch : Sebagai pengatur pengulur senar pada saat posisi bertarung dengan ikan.
  • Rotor : Bagian reel yang membantu ketika menggulung senar.

Penjelasan Detail Mengenai Bagian Reel Spinning

Keterangan Reel Body & Rotor

Di pasaran sendiri terdapat beberapa spinning reel yang notabenya terbuat dari bahan yang tidak sama. Ada yang terbuat dari plastik, fiberglass dan ada juga yang terbuat dari aluminium.

  • Plastik (ABS) dan plastik (ABS-Chromed Plated) > Bahan ini memang murah dan ringan, namun cenderung lebih mudah pecah.
  • Plastik (graphite)> campuran nylon dan serat fiberglass dan biasa disebut nilon reforce glass hampir sama dengan plastik abs bahan ini juga termasuk ringan.
  • Aluminium (die casting)> sangat kokoh dan terasa lebih berat daripada plastik. Biasanya terdapat keterangan anti corrosion atau bahan yang tidak mudah berkarat.

Pinion Gear & Drive Gear Pada Reel Spinningdrive dan pinion gear

Drive gear umumnya merupakan bagian yang berfungsi untuk sebagai penggerak perputaran reel. Selain drive gear, yakni ada juga bagian pinion Gear. Drive gear (gigi samping) dan pinion gear (gigi tengah). Secara umum, ukuran pinion gear sendiri lebih kecil. Mengetahui ukuran pinion ini sendiri juga bisa berguna untuk menghitung kecepatan putaran berdasarkan keterangan ratio yang ada. Jika semisal ukuran pinion gear lebih kecil, maka tenaga yang dihasilkan juga kecil. Begitupun untuk sebaliknya, jika ukuran ratio pinion gear hampir mendekati ratio drive gear maka tenaga atau kecepatan perputaran reel sendiri bisa lebih cepat. Berikut berbagai bahan pembuatan drive dan pinion gear yang ada di pasaran.

  • Zinc, dengan ciri berwarna putih kusam dan harganya lebih murah.
  • Brass, dengan ciri berwarna kuning.
  • Aluminium (duralium), umumnya mempunyai ciri warna hitam, lebih ringan, kuat dan harganya lebih mahal dibanding zinc dan brass.

Spool Pada Reel Spinning

Setiap penghobi pasti sudah tahu dari fungsi spool itu sendiri. Dimana spool merupakan bagian dari reel yang berfungsi untuk menampung senar. Bukan masalah ukuran, melainkan memilih reel sendiri terkadang juga harus diperhatikan bagain spoolnya yang mana terbuat dari apa. Umumnya spool yang ada di pasaran sendiri terbuat dari bahan plastik dan aluminium. Keduanya sudah pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Spool yang berbahan plastik memang lebih murah, namun tidak begitu kokoh. Begitupun sebaliknya.

Bagian Stopping System Pada Reel Spinning

Secara garis besar stopping system sendiri merupakan sistem yang berguna untuk mengunci reel. Untuk jenis reel spinning biasanya terdapat 3 jenis stopping system, sebagai berikut.

  • Rachet stopping system adalah sistem penguncian yang memiliki sela cukup jauh sehingga menyebabkan senar mudah kusut.
  • Rotor stopping system dengan ciri memiliki sela tapi tidak sejauh ratchet stopping system.
  • One way stopping system = berbeda dengan yang lain yaitu tidak memiliki sela sama sekali.

2 Jenis Drag Pada Spinning Reel

Begitupun untuk masalah Drag yang mana merupakan bagian yang berguna untuk mengatur ketegangan senar pada saat menarik ikan. Drag pada reel spinning sendiri terdapat dalam 2 jenis, yang bisa disimak sebagai berikut.

  • Front Drag (drag depan) = kelebihannya sendiri ialah lebih kuat karena letak drag langsung kontak dengan spool. Kekurangannya akan terasa mengganggu jika penyetelan dilakukan pada saat memancing, karena letaknya berada didepan spool.
  • Rear Drag (drag belakang) = Kekurangannya ialah letaknya tidak langsung kontak dengan spool dan tenaga yang dihasilkan tidak lebih besar. Kelebihannya sendiri tidak akan mengganggu jika penyetelan dilakukan pada saat memancing, karena terletak di bagian belakang reel.

Mengenal Oscillating System Pada Reel Spinning

Oscillating System adalah sebuah sistem yang membuat kinerja Spool bisa naik dan turun. Oscillating System yang ada pada spinning reel sendiri terdapat dalam berbagai jenis dan kian mengalami perkembangan.

  • Arm oscillating system : bisa dibilang merupakan sistem generasi pertama dari semua jenis oscillating system. Ciri kinerjannya sendiri ialah 1 kali putaran handle sama dengan naik turunnya spool. Hanya saja senar yang tergulung di spool biasanya kurang rapi.
  • Gear oscillating system : 1,5 – 2 kali putaran handle sama dengan 1 kali naik/turunnya spool. Harganya murah dan kuat, senar yang tergulung di spool biasanya berbentuk cembung (tinggi di bagian tengah).
  • Worm shaft oscillating system : 1.5 kali putaran handle sama dengan 1 kali naik/turunnya spool. Harganya mahal dan kurang kuat, tapi dapat menggulung senar dengan rapi di spool.
  • Super slow oscillating system : 4 kali putaran handle =1 kali naik/turunnya spool. Tetap memakai worm shaft namun ada tambahan satu gear disamping pinion gear, sehingga mampu menggulung senar dengan rapi dan rapat.

Mengenal Ball Bearing Pada Rangkaian Spinning Reelbagian ball bearing

  • Chrome steel (open type) Kelebihannya sendiri ialah harganya lebih murah. Kekurangannya gampang masuk air, debu, kotoran, sehingga mudah macet dan rusak.
  • Chrome steel (double shield/shielded) = Kelebihannya sendiri harga murah dan tidak gampang masuk air dan kotoran karena kedua sisi tertutup rapat.
  • Stainless steel (double shield/shielded) = mempunyai ciri lebih mahal, kuat, tahan karat. Serta tidak mudah masuk air dan kotoran karena kedua sisi tertutup rapat.

Setiap reel mungkin sifatnya sama, yakni sama-sama bisa dipergunakan untuk memancing ikan. Hanya saja kalau sudah bicara mengenai ketepatan, maka mengerti semua bagian yang ada pada reel sudah menjadi keharusan. Salah satunya ialah spinning reel. Mengerti betul mengenai bagian dan fungsi reel spinning ini sendiri sudah pasti dapat membantu reka-rekan angler agar lebih tepat memilih dan mengoperasikan aneka jenis reel spinning yang ada. Mungkin cukup demikian pembahasan mengenai mengenal istilah spinning reel lebih detail, semoga bisa sedikit bermanfaat.