Fakta Ikan Arapaima dan Sungai Amazon Yang Perlu Diketahui

Fakta Ikan Arapaima dan Sungai Amazon – Masyarakat pernah dihebohkan dengan penemuan ikan Arapaima gigas liar di Sungai Brantas, Jawa Timur. Bagaimana tidak ikan tersebut mempunyai ukuran tubuh lebih besar daripada jenis ikan air tawar kebanyakan. Tentunya penampakan ikan Arapaima di perairan bebas tersebut cukup menakuti masyarakat awam dan sekaligus cukup membuat heboh beberapa ahli dan penghobi ikan di Indonesia. Bagaimana tidak, ikan Arapaima gigas sendiri merupakan salah satu dari 153 jenis ikan yang dilarang masuk atau dipelihara di Indonesia.fakta ikan arapaima

Jika di dalami, tentunya sangat tidak masuk akal mengingat ikan Arapaima sendiri termasuk jenis satwa yang dilindungi dan sekaligus sebagai ikan yang sebenarnya hanya dapat ditemukan di Sungai Amazon. Tentunya memang ada beberapa oknum atau masyarakat yang memelihara Ikan Arapaima dan kemudian sengaja melepasliarkan ikan tersebut ke perairan bebas. Mungkin tidak ada yang tahu apa sebenarnya motif aksi pelepasan tersebut. Entah karena ingin membuat heboh, menakuti warga atau motif lain seperti tidak sanggup membeli pakan ikan Arapaima lagi kemudian melepasliarkannya.

Fakta Sungai Amazon

Sungai Amazon yang letaknya di Amerika Selatan merupakan sungai terbesar dan terpanjang kedua di dunia, setelah sungai nill Afrika. Meskipun demikian, sungai Amazon sendiri mempunyai sistem kecepatan aliran sungai yang tidak dimiliki oleh jenis sungai manapun. Sungai Amazon sendiri mempunyai kedalaman maksimal 100 meter ke bawah yang dihuni oleh berbagai macam biota air tawar. Selain ikan, para penduduk sekitar terutama para suku Amazon kerap melihat ular dan buaya dengan ukuran cukup besar.fakta sungai amazon

Selain ikan Arapaima, tentunya masih banyak ikan predator lain yang hidup di kedalam sungai Amazon yang bahkan juga mempunyai ukuran tubuh cukup besar. Beberapa jenis ikan besar selain arapaima yang hidup di sungai amazon sendiri diantaranya  ikan hiu banteng, ikan payara, ikan lele piraiba, ikan patin raksasa, ikan piranha, ikan serigala dan masih banyak lagi. Beberapa jenis ikan tersebut bahkan juga bisa dibilang merupakan musuh alami ikan arapaima di perairan bebas. Rata-rata mempunyai ukuran dan bentuk tubuh yang cukup menyeramkan.

Fakta Ikan Arapaima di Indonesia

Ikan Arapaima merupakan ikan yang bisa tumbuh seukuran tinggi orang dewasa dengan bobot yang bisa mencapai 200 kg. Umurnya sendiri diketahui bisa mencapai 200 tahun. Arapaima sendiri termasuk ikan yang doyan makan. di habitat aslinya selain memakan ikan-ikan kecil, ia sesekali juga memangsa binatang lain seperti burung. Mungkin berbeda lagi kasusnya jika yang memelihara atau membudidayakan ikan Arapaima merupakan lembaga pemerintah atau semisal dikelola oleh kebun binatang. Begitupun untuk sebaliknya, berapa biaya sampai resiko yang harus ditanggung masyarakat biasa ketika memelihara ikan Arapaima yang notabenya dilarang oleh pemerintah Indonesia.

ikan arapaima terbesarJika masyarakat atau oknum yang pernah melepasliarkan ikan Arapaima mau membandingkan antara sungai Brantas dan Sungai Amazon, mungkin aksi tersebut tidak pernah terjadi. Apapun motifnya yang jelas, sungai Amazon sendiri bisa dibilang sungai yang paling mempunyai roda atau rantai makanan paling tinggi di dunia. Meskipun ikan Arapaima terhitung ikan paling besar yang menghuni sungai Amazon, namun ia mempunyai beberapa musuh alami di dalamnya seperti buaya, ikan hiu banteng, ikan piranha, ikan serigala dan sebagainya yang juga dikenal ganas. Bayangkan jumlah atau imbasnya jika ia tidak mempunyai saingan atau musuh alaminya jika semisal ia berkeliaran di seluruh perairan air tawar di Indonesia.

page:

153 jenis ikan yang dilarang dipelihara