Cara Budidaya Ikan Cupang Hias Paling Mudah

Diantara banyak jenis ikan hias air tawar, mungkin yang sedikit berbeda ialah ikan cupang. Untuk memelihara ikan cupang terbilang tidak begitu membutuhkan biaya yang mahal. Hanya memerlukan aquarium mini berbentuk toples yang tidak menggunakan aerator, seluruh ikan yang bernama latin Betta Sp tersebut sudah bisa hidup. Mengingat jenis ikan hias yang cukup tangguh, tentunya tak heran mengapa ikan cupang sendiri mudah dibudidayakan. Ternak atau cara budidaya ikan cupang sendiri cukup mudah dan cepat serta tidak begitu juga membutuhkan biaya yang banyak.cara budidaya ikan cupang

Mungkin awalnya ikan cupang sendiri lebih dikenal dengan ikan aduan. Semakin bertambah tahun, terdapat beberapa generasi cupang yang sifatnya lebih sebagai ikan kontes. Penyebutan ikan kontes sendiri tentunya cukup berasalan, mengingat untuk jenis cupang hias yang berkualitas tentunya mempunyai bentuk dan warna tubuh yang jauh lebih cantik daripada nenek moyangnya. Salah satunya ialah cupang koi yang mana merupakan jenis cupang hias cantik dengan harga yang cukup mahal. Berikut beberapa langkah cara budidaya ikan cupang hias atau cupang aduan lengkap dengan gambar yang bisa langsung disimak.

1. Memilih Jenis Ikan Cupang

Berdasarkan catatan beberapa sumber, ikan cupang yang di bumi sendiri mencapai 73 spesies. Semua sudah termasuk cupang hias, cupang aduan dan cupang liar. Beberapa varietas ikan cupang yang cukup terkenal ialah spesies splendens complex yang di antaranya adalah Betta Splendes, Betta mahachai, Betta stiktos, Betta imbellis, dan Betta smaragdina. Beberapa pembudidaya atau penguasaha ikan cupang sendiri kerap melakukan beberapa rekayasa dengan cara mengawinsilangkan beberapa keturunan cupang tersebut.ikan cupang hias

Untuk memilih jenis cupang yang akan mulai dibudidayakan sendiri tergantung kreatifitas dan keterampilan penghobi. Entah itu untuk ternak jenis cupang hias ataupun aduan yang jelas sama saja. Untuk membedakan ciri cupang hias dan aduan sendiri cukup mudah. Selain bisa dilihat dari ciri fisiknya, perbedaan cupang hias dan aduan sendiri juga bisa dilihat dari tingkah lakunya. Umumnya untuk kelas cupang aduan bentuk tubuhnya lebih kecil dan tidak terlalu mempunyai sirip serta ekor yang panjang. Hanya saja pergerakannya lebih agresif, terutama untuk jenis cupang jantan.

2. Memilih Indukan Ikan Cupangindukan ikan cupang

Setiap indukan jantan maupun betina mempunyai perbedaan kualitas, baik dari segi ukuran tubuh dan warna tubuh. Hanya saja setiap penghobi sendiri sudah tahu ciri-ciri ikan cupang jantan dan ciri cupang betina. Jantan mempunyai ciri lebih agresif dan badannya lebih besar daripada betina. Sirip dan ekornya akan terlihat mengembang ketika melihat ikan cupang lain. Untuk si betina sebaliknya yang mana pergerakannya lamban dan tidak begitu mempunyai siri dan ekor yang panjang. Berikut ciri umum indukan cupang jantan dan betina yang siap kawin.

Ciri-ciri Cupang Jantan:

  • Setidaknya sudah berumur 4 – 9 bulan.
  • Bentuk badannya panjang dan besar.
  • siripnya lebih panjang.
  • gerakannya agresif dan lincah.
  • jantan yang siap kawin akan mengeluarkan gelembung-gelembung di permukaan aquarium untuk menggoda si betina.

Ciri-ciri Cupang Betina:

  • Setidaknya sudah berumur sekitar 3 – 4 bulan.
  • Bentuk cenderung membulat, terutama pada bagian perut.
  • gerakannya lamban dan warna tubuhnya agak kusam.

3. Pemijahan Ikan Cupangpemijahan ikan cupang

Hasil pemijahan ikan cupang betina sendiri bisa menghasilkan setidaknya 1000 butir telur. Telur itu sendiri akan menetas dalam kurun waktu 1 hari setelah proses pembuahan. Meskipun terkesan dapat melahirkan telur dalam jumlah banyak, namun sangat sedikit sekali bibit ikan cupang yang berhasil hidup. Dalam 1 kali proses perkawinan, mungkin hanya dapat menghasilkan sebanyak 30 Р50 ekor cupang hidup. Ikan cupang jantan sendiri bisa dikawinsilangkan sebanyak 8 kali dengan kurun waktu setelah 1 bulan. Hanya saja tidak disarankan memijahnya dengan indukan betina yang sama. Jika dipaksakan dengan indukan betina yang masih sama, maka akan terjadi penurunan kualitas bagi generasi anak berikutnya.gelembung cupang jantan

Langkah – Langkah Pemijahan Ikan Cupang:

  1. Siapkan 2 unit aquarium toples atau box yang mempunyai kaca yang bening. Jika menggunakan aquarium mini box setidaknya ukurannya minimal harus 20 x 20 x 20 cm.
  2. Isi kedua aquarium mini tersebut dengan air sungai atau air sumur yang bersih setidaknya sampai dengan ketinggian 10 – 15 cm. Hindari pemakaian air kemasan atau air PAM yang mengandung kaporit.
  3. Masukkan tumbuhan air seperti kayambang. Tanaman ini sendiri nantinya sebagai tempat menetasnya burayak atau telur yang sudah dibuahi. Hanya saja tanaman air yang dimaksukan tidak boleh terlalu banyak, karena tanaman air itu sendiri juga berpotensi mengambil oksigen yang terlarut di dalam aquarium.
  4. Karantina atau endapkan air dulu yang ada dalam aquarium mini selama 1 hari. Proses ini sendiri ialah cara alami untuk mengkondisikan PH air aquarium sehingga ikan cupang memungkinkan bisa hidup.
  5. Masukkan ikan cupang jantan ke dalam aquarium dan masukkan ikan cupang betina dalam aquarium yang berbeda atau satunya. Posisi kedua aquarium tersebut harus berdekatan, sehingga sangat memungkinkan si jantan melihat si betina. Dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam, si jantan akan mengeluarkan gelembung-gelembug di permukaan aquarium. Gumpalan gelembung kecil itu sendiri nantinya akan digunakan untuk menyimpan telur.
  6. Setelah gelembung si cupang jantan sudah dirasa banyak, maka pemelihara sudah bisa memasukkan ikan cupang betina dalam 1 baskom atau aquarium dengan si jantan. Selama proses pemijahan, cupang jantan dan betina dinilai sangat sensitif. Oleh sebab itu, pada saat menjalani proses ini bagian atas aquarium ditutup entah itu menggunakan kain ataupun kertas. Proses pemijahan sendiri biasanya sering terjadi pada pukul 7 – 10 pagi atau pukul 4 – 6 sore.
  7. Setelah sudah memastikan telur sudah dibuahi, maka penghobi harus segera mengangkat ikan betina atau memisahkannya kembali ke dalam wadah yang berbeda. Jika tidak dilakukan, si betina justru bisa memakan telur-telurnya sendiri. Telur yang sudah dikeluarkan si betina sendiri akan dikumpulkan cupang jantan menggunakan mulutnya dan menaruhnya pada gelembung-gelembung yang sudah dibuatnya sendiri.
  8. Cupang jantan akan menjaga telurnya setidaknya sampai waktu 3 hari. Setelah tiga hari telur sudah menetas menjadi burayak dan selama itu pula cupang jantan akan berpuasa untuk menjaga anaknya setidaknya selama 2 minggu.
  9. Burayak ikan cupang sendiri membutuhkan beberapa pakan yang kaya kan nutrisi dan protein. Jenis pakan yang pas untuk burayak cupang sendiri ialah kutu air. Hanya saja pakan tidak boleh diberikan secara berlebihan, karena bisa membuat air aquarium cepat keruh.
  10. Setelah burayak sudah mencapai umur 2 minggu, maka cupang jantan indukan bisa diangkat dan dipindahkan ke dalam aquarium yang berbeda. Ukuran burayak setelah 2 minggu sendiri cukup besar, sehingga mereka juga membutuhkan pakan alami yang sifatnya lebih besar seperti kutu air dan jentik nyamuk.
  11. Setelah burayak mencapai umur sekitar 1,5 bulan, ikan cupang anakan tersebut sudah bisa disortir atau diseleksi berdasarkan jenis kelamin dan kualitas warna tubuhnya. Bisa dipindahkan ke dalam aquarium untuk menjalani proses pembesaran.

Pakan Ikan Cupang

Anakan yang sudah diseleksi tersebut, sudah pasti membutuhkan makanan yang sifatnya untuk lebih menunjang pertumbuhan badan dan warna tubuhnya. Baik cupang yang sudah dewasa, maupun cupang anakan sangat menyukai pakan kutu air, jentik nyamuk dan cacing sutera. Pakan harus diberikan setidaknya 3 kali dalam sehari. Hanya saja pastikan tidak ada sisa makanan yang menumpuk di dasar aquarium. Selain bisa dicari sendiri, beberapa jenis pakan tersebut juga dapat dibeli di berbagai toko pakan ikan atau toko ikan hias.

Perawatan Ikan Cupangaquarium ikan cupang

Meskipun ikan cupang tergolong ikan hias yang tahan banting, namun bukan berarti setiap pemelihara tidak perlu memperhatikan kebersihan aquarium dan air aquariumnya. Jauh lebih baik lagi bila semua itu tetap diperhatikan dan dilakukan secara terjadwal. Akan jauh lebih sempurna bila aquarium itu sendiri diberi filter air yang sederhana agar kesehatan dan pertumbuhan ikan cupang nantinya bisa lebih bagus. Minimal air aquarium harus diganti 1 kali dalam seminggu. Hanya saja dengan catatan air baru yang akan dimasukkan ke dalam aquarium sudah diendapkan selama 1 malam. Akan jauh lebih baik lagi bila hanya memelihara 1 ekor saja dalam 1 wadah aquarium mini tersebut.

Ikan cupang termasuk ikan yang tangguh dibandingkan dengan jenis ikan hias air tawar lain. Mungkin awalnya cupang sendiri lebih dikenal sebagai ikan aduan ketimbang ikan hias. Hanya saja semakin ke sini ikan cupang lebih difungsikan sebagai ikan kontes karena lebih mempunyai ciri dan warna tubuh yang lebih indah. Cupang yang lebih dikenal sebagai ikan hias mungkin lebih tepat, mengingat berbagai negara dan termasuk Indonesia sangat melarang kegiatan mengadu ikan. Termasuk mengadu cupang itu sendiri merupakan tindakan yang sangat ilegal dan melanggar hukum. Mungkin cukup sekian pembahasan singkat mengenai cara budidaya ikan cupang, semoga bisa sedikit bermanfaat.

page:

ikan cupang