Cara Membuat Aquascape Sederhana Yang Paling Mudah

Khususnya bagi para pecinta binatang air pasti tahu, bahwa aquascape merupakan salah satu bentuk lain dari akuarium atau bisa dibilang merupakan salah satu furnitur yang terkesan lebih sederhana. Meskipun demikian, Aquascape yang ada ternyata mempunyai desain dan ukuran yang sangat beragam. Tentunya hal tersebut bisa diaplikasikan sendiri di rumah. Untuk kalangan beberapa penghobi yang suka sekali memelihara aneka jenis ikan hias, mungkin tidak ada salahnya untuk mencoba desain Aquascape sendiri.cara membuat aquascape

Aquascape memang bersifat lebih kecil, namun bukan berarti Aquascape kalah pamor. Jika desain yang dibuat semakin kreatif, maka bukan tidak mungkin Aquascape bisa lebih mahal daripada akuarium. Bagi penghobi yang sedang memelihara ikan hias berukuran mungil seperti ikan cupang, guppy dan sebagainya tentunya layak mencoba desain sendiri. Beberapa langkah atau cara membuat aquascape sendiri cukup mudah dan simpel. Tentunya ada beberapa material pendukung yang harus dilengkapi sebelum membuat Aquascape. Diantaranya meliputi akuarium kecil, pasir, pupuk dasar, tanaman, bebatuan, filter, Diffuser Co2 dan lampu.

1. Dekorasi Dasar Akuarium

pasir aquascapePertama penghobi harus mendekorasi dasar akuarium dengan memberi sejumlah pupuk secukupnya. Jenis pasir sendiri sebaiknya menggunakan pasir silica. Pasir yang sudah ditabur di dasar akuarium setidaknya harus sampai berketebalan 2 – 3 cm. Pasir yang ditatat sebaiknya semua sisinya lebih tinggi daripada bagian tengah. Hal tersebut supaya pada saat pemberian pupuk, pupuk tidak kelihatan dari samping.

2. Beri Pupuk

Pada dasarnya semua tergantung jenis tanaman yang dipergunakan. Jika semisal lebih memilih jenis tanaman yang menyerap semua nutrisi dari daun, maka pasir tidak perlu diberi pupuk. Jika memilih jenis tanaman air yang sebaliknya, maka diharuskan memberi pupuk dengan kualitas terbaik. Pupuk ini sendiri sudah pasti bisa menimbulkan unsur hara pada pasir sehingga cukup baik temperatur air aquascape.

3. Rapikan Kembali Pasir

Rampikan di sini dimaksudkan agar pupuk yang baru ditabur di atas pasir tidak kelihatan. Semua itu agar dasar aquascape terlihat lebih rapi dan bersih. Semua tergantung tingkat kekreatifan masing-masing. Apakah lebih membentuknya berbentuk secara terpola ataukah hanya datar biasa yang jelas semua teragantung selera.

4. Masukan Bebatuan & Aksesoris Lain

batu aquascapeSemua juga tergantung desain yang dibuat. Jika penghobi lebih kreatif dan mau membeli aksesoris yang lebih, maka desain akan semakin bagus. Biasanya standar sederhana dasar aquascape sendiri ialah bebatuan. Bebatuan ini sendiri bukan batu biasa, melainkan batu yang bentuknya hampir menyerupai karang. Selain batu, penghobi tentunya juga bisa menambah aksesoris lain entah itu rumah-rumahan, batang kayu bonsai dan semacamnya.

5. Masukan Tanaman

tanaman aquascapeInilah tahap yang mungkin lebih diperlukan kehati-hatian. Banyak sekali jenis tanaman aquascape yang bisa dipilih dan salah satunya mungkin Java Moss. Sebelum memasukan tanaman ke dasar aquascape, sebaiknya isi dulu dengan air secukupnya. Intinya air jangan sampai membuat desain pasir yang sudah ditata sebelumnya rusak. Desain tanam sendiri bisa disesuaikan berdasarkan selera masing-masing.

6. Masukan Air

air aquascapeLangkah pemberian air juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Air yang dimasukan ke dasar akuarium sebaiknya dilakukan secara perlahan supaya tidak merusak desain yang sudah ditata. Setelah penuh, penghobi sebaiknya membuang air kembali setidaknya sampai 70 %. Hal ini merupakan upaya untuk menetralisir zat berbahaya yang ditimbulkan dari bebatuan, tanaman dan pupuk.

Isi kembali dengan air bersih sampai penuh. Jika air bersih yang diisi tampak kusam, maka hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Dalam beberapa hari, air akuarium akan jernih secara sendirinya mengingat sudah banyak micro organisme yang membantu membersihkannya. Setidaknya tunggu sampai 2 minggu sampai kadar amonia dan nitrit pada air akuarium hilang. Setelah aquascape yang dibuat selesai menjalani karantina selama 2 minggu, maka penghobi sudah bisa memasukan ikan hias.

7. Pasang Filter & Material Pendukung Lain

filter aquascapeIni merupakan bagian paling penting dari aquascape. Dimana penghobi diharusnya memasang filter dan beberapa perlengkapan Co2 yang diantaranya seperti tabung Co2, Co2 indikator, Co2 diffuser, bubble counter, check valve, selang silicon dan substrat. Setelah semuanya terpasang, maka penghobi bisa langsung memberi lampu yang diinginkan.

8. Alat Termometer

Meskipun terkesan sepele, namun termometer nantinya akan membantu apakah suhu air akuarium tersebut masih dalam parameter atau tidak. Kebanyakan tanaman air bisa hidup pada temperatur air 23 – 28 Derajat Celcius. Apalagi alat ini akan semakin berguna untuk daerah dataran rendah seperti Jakarta dan Surabaya. Untuk selalu mengkondisikan temperatur air agar tetap stabil, bila perlu aquascape di pasang beberapa chiller atau kipas.